Sunday December 15th 2013. I and my friends went to Nanggelan Beach by travel. It was located in Jember, PTP XII, Blatter city plantege. I, yola, mifta, adib, ila, anjas, fendi, sabrina, merlin, and adhe together we visited that place. Nobody knew where was that place. We only heard from our friends who ever visited it. We went there at 7 am start from our school, It didnt need long time to go there. We needed 2 hours to arrive at the last village. After that, we must have walked through teak forest for 1 hour. Then we would pass agriculutural field and cross the dead river. We surprised when we found upward area. It was a hill. I was enthusiastic. I climbed that hill with all of my power. Hahaha :D I dont care with my clothes. I still climbed even though the slope was about 45 degrees. It was realy amazing.
1 hour we climbed, we felt so tired. We took a rest for a minute. My friend, Adib, asked to a man who search bamboo. he said that we need 1 hour walk to arrive to naggelan. I thought that It was the time for him, not for us. Oh my god.. We took a long breath... then I decided to go back down. My friends had same decision. So, we went down the hill and crossed the dead river. On the way, we were confused in intersection. Fendi said we passed that way. But Adib said we passed another way. And Ila said we pass the other way. OH MY GOD. At the time, I said I wanted to go home. For a second we thought about that. Then Adib and Anjas Went to find the wayout. The others were taking a rest. !5 minutes to go, Adib and Anjas found the wayout and they said that there were another beach called CANGAKAN/ Rawa Cangak.
All of my friends ran to follow Adib and Anjas.. At 11.30 we arrive at rawa cangak. do u know?? it was wonderful. It was very quiet. We said Allahu akbar. It was a beach that has big wave and there were no visitor except us and some fisherman. At that beach we had lunch fried rice and noodle that we brought from house. We ate while we were enjoying the view. Suddenly the cloud became grey. Rainy. and thunder and lighting. We saw it in front of us. Long lighting swoop down. We were frightened and we ran as fast as we could do. I said again to my heart, I want to go home. Suddenly, I felt like I was too far from house. Is it my time to die? Oh my god save my life...
It was raining. Hard rainy. We must have passed the difficult area. Mud. We could not walk on mud. It was too difficult for me to passed the way. I said again, Iwant to go home. On the way we felt so thirsty and we run out of water. We just could drink rain. Yeah we drunk rain. Oh my god, It was the first time. 2 hours walking, passing the agricultural field and teak forest, we arrived at the last village. We changed our clothes and got in the car travel. I felt cold. We went home now...
It was the hardest thing that I've ever done. I will not forget it forever :)
Selasa, 24 Desember 2013
Selasa, 19 November 2013
10 kapal terpanjang di dunia
Inilah 10 kapal terpanjang di dunia yang sangat menakjubkan!
![]() |
| aukevisser.nl |
Tipe = Tangker Minyak
Panjang = 458,46 meter
Berat = 564,469 DWT
Aktif = 1979-2009
Kapal terpanjang di Dunia!!!
Panjang = 458,46 meter
Berat = 564,469 DWT
Aktif = 1979-2009
Kapal terpanjang di Dunia!!!
2. Pierre Guillaumat
![]() |
| aukevisser.nl |
Panjang = 414.23 meter
Berat = 555,051 DWT
Aktif = 1977–1983
3. Kapal Batillus
![]() |
| helderline.nl |
Tipe = Tangker Minyak
Panjang = 414.22 meter
Berat = 553,661 DWT
Aktif = 1976–1985
Panjang = 414.22 meter
Berat = 553,661 DWT
Aktif = 1976–1985
4. Kapal Bellamya
![]() |
| aukevisser.nl |
Panjang = 414.22 meter
Berat = 553,661 DWT
Aktif = 1976–1986
5. Kapal Prairial
![]() |
| aukevisser.nl |
Panjang = 414.22 meter
Berat = 555,046 DWT
Aktif = 1979–2003
6. Esso Atlantic
![]() |
| aukevisser.nl |
Panjang = 406.57 meter
Berat = 516,891 DWT
Aktif = 1977–2002
7. Esso Pacific
![]() |
| aukevisser.nl |
Panjang = 406.57 meter
Berat = 516,421 DWT
Aktif = 1977–2002
8. Maersk Triple E Class
![]() |
| worldmaritimenews.com |
Panjang = 399 meter
Berat = 196,000 DWT
Aktif = 2013
9. Maersk E Class
![]() |
| gearthhacks.com |
Tipe = Kapal Pengangkut
Panjang = 397,71 meter
Berat = 158 DWT
Aktif = 2006-sekarang
Panjang = 397,71 meter
Berat = 158 DWT
Aktif = 2006-sekarang
10. Explorer Class
Tipe = Kapal Pengangkut
Panjang = 396 meter
Berat = 187,624 DWT
Aktif = 2012-sekarang
Sumber : http://en.wikipedia.org
Mengukur panas demam tubuh
sumber gambar: akumommyfizry.blogspot.comMenempelkan telapak / punggung tangan ke dahi sering dan biasa dilakukan, namun bukan cara yang tepat untuk mengukur suhu tubuh panas, normal atau dingin. Meningkatnya suhu tubuh bukan serta merta menjadi petunjuk seseorang harus minum obat turun panas.
Setiap kali anak mengeluh tidak enak badan, pasti tindakan pertama kita adalah dengan menempelkan tangan ke dahi atau lehernya. Tapi sesungguhnya telapak tangan sebagai alat ukur panas tubuh sangat bersifat subjektif. Artinya hal tersebut tidak bisa digunakan sebagai patokan untuk mengkategorikan suhu seseorang panas, normal atau dingin.
Seseorang dengan metabolisme tubuh yang rendah atau menderita anemia, suhu tangannya umumnya lebih dingin, sehingga akan menjadi lebih peka ketika meraba seseorang yang suhu tubuhnya tinggi, dibandingkan dengan mereka yang metabolisme tubuhnya normal dan suhu tangannya lebih hangat. Karena tingkat metabolisme dan mekanisme sirkulasi darah tiap individu berbeda, maka mengukur suhu badan seseorang dengan punggung atau telapak tangan menjadi tidak akurat.
Ada baiknya setiap keluarga menyediakan termometer air raksa yang harganya relatif murah atau yang sudah lebih canggih dalam bentuk termometer digital. Alat pengukur suhu ini lebih bisa diandalkan.
Mekanisme Kekebalan
Suhu rata-rata tubuh normal dan sehat seseorang menurut beberapa peneliti Barat seperti Becquerel dan Berscher (1855) dan Wunderlisch (1868) adalah 37oC. Suhu normal tubuh sesungguhnya bervariasi tergantung pada waktunya (pagi, siang atau malam), tempat pengukuran (dalam rongga mulut, diketiak atau dalam dubur), faktor usia serta tingkat metabolisme (sebelum atau sesudah makan, sebelum atau setelah melakukan aktivitas fisik). Pengukuran suhu dengan termometer lewat rongga mulut atau dubur akan lebih tepat daripada lewat ketiak.
Suhu tubuh mencapai suhu paling rendah pada pagi hari (05.00-06.00) dan paling tinggi di sore hingga malam hari. Perbedaan antara suhu terendah dan tertinggi juga bervariasi, rata-rata 0,3-1,5oC. Semula perbedaan itu diduga hanya karena perbedaan cuaca, suhu serta kelembaban namun ternyata juga karena faktor irama diurnal (saat tidur dan melek) yang berkembang sejak usia 1-2 tahun dan berlangsung terus seumur hidup.
Suhu tubuh orang dewasa rata-rata di bawah 37oC. Pada anak usia dibawah 12 tahun, suhu tubuh di malam hari seringkali lebih tinggi, rata-rata 37,4oC. Sebagai pedoman kasar, suhu tubuh anak yang tidak melebihi 38oC (antara 36oC - 38oC) tidak perlu dirisaukan karena belum merupakan indikasi untuk diberi obat penurun panas. Karena sesungguhnya suhu yang agak panas justeru dibutuhkan untuk pertumbuhan dan merupakan salah satu mekanisme untuk mempertahankan tubuh dari serangan infeksi atau masuknya benda asing ke dalam tubuh.
Hal ini pernah dikemukan oleh seorang ahli imunologi – infeksi dari Belanda, Van Der Meer dimana ia mengingatkan bahwa pemakaian obat penurun panas yang terlalu dini justeru tidak memberikan kesempatan pada tubuh untuk melaksanakan fungsi mekanisme pertahanan tubuh (kekebalan). Kalau jamur yang sedang tumbuh (misalnya pada oncom dan tempe) menghasilkan panas dan membutuhkan kalori, demikinan pula manusia. Tumbuh kembang anak lebih pesat daripada orang dewasa sehingga secara otomatis menghasilkan panas yang lebih banyak.
Menurunkan panas tanpa obat
Untuk mengatasi demam, lebih baik mengusahakan dulu dengan menyeka seluruh permukaan tubuh beberapa kali (terutama ketika suhu tubuh meningkat) dengan handuk kecil yang dibasahi air hangat. Tindakan ini akan melancarkan sirkulasi darah dan membuka pori-pori kulit sehingga memberikan kesempatan panas keluar dari tubuh ke lingkungan sekitarnya. Ruang ventilasi yang baik dimana udara berlangsung secara teratur atau kamar ber-AC, sangat dianjurkan untuk merawat penderita demam.
Pakaian yang sudah basah karena keringat sebaiknya segera diganti dengan yang kering. Sebaiknya kenakan pakaian dari bahan katun yang lebih menyerap keringat, bukan bahan sintetis. Bila usaha ini tidak berhasil dan suhu badan telah mencapai 38oC barulah penderita diberi obat penurun panas (antipiretika). Dosis obat penurun panas jenis asetaminofen yang umum dijual di warung atau apotek adalah 10mg/kg berat badan/hari dibagi 3 dosis (diminum 3 kali sehari).
Bila sudah diberi obat penurun panas dua kali tetapi suhu badan tetap belum turun juga, segera konsultasikan ke dokter. Mungkin demam yang diderita karena infeksi bakteri yang agak berat yang tidak bisa megandalkan mekanisme kekebalan tubuh atau obat penurun panas saja, tapi memerlukan obat antibiotik. Biarlah dokter yang menentukan pemilihan obatnya
sumber: www.konimex.com
Kamis, 14 November 2013
INTERNET SEHAT
gambar: msatrio.wordpress.com
Kehadiran internet sebagai hasil kecanggihan teknologi kini kian menjadi kebutuhan. Internet bisa dimanfaatkan setiap waktu. Dimana saja, oleh siapa saja dan dapat digunakan untuk menunjang beragam aktivitas.
Menurut kementrian Kominfo, tahun 2011 Indonesia menempati posisi ke-3 sebagai pengguna internet terbanyak di dunia. Yaitu 55 juta orang setelah Amerika Serikat dan India. Namun sayangnya, masih banyak pengguna internet yang belum optimal dalam memanfaatkan media digital ini.
Sebagian masih menggunakan untuk hal-hal yang tidak produktif. Semisal mengakses situs yang berbau pornografi. Selain itu ada juga yang melakukan kejahatan di dunia maya, seperti cyber bulliying. Yaitu tindakan pelecehan dan intimidasi melalui media internet. Ada juga para sexual predator yang mengincar anak-anak dan remaja. Mereka umumnya orang dewasa yang memanipulasi foto dan data pribadi, menyesuaikan dengan calon korbannya.
Oleh karena itu penting bagi orang tua mengingatkan putra-putrinya untuk berhati-hati ketika mereka berkenalan di dunia maya. Apalagi bila teman baru tersebut mengajak bertemu langsung di suatu tempat. Sudah banyak kasus menghilangnya seorang anak setelah bertemu dengan teman mayanya.
Internet memang merupakan penyaji informasi yang sangat luas. Namun tidak berarti semua informasi yang disajikan benar dan bermanfaat. Demikianlah, kecanggihan teknologi memang tidak melulu bernilai positif. Tetapi bisa juga berdampak buruk.
Oleh karena itu sebagai orang tua kita harus waspada dan berperan aktif dalam mengawasi aktivitas berinternet anggota keluarga. Utamanya tentu saja anak dan remaja kita yang saat ini memang sudah akrab dengan aktivitas di dunia maya. Selain memanfaatkan internet untuk menunjang kegiatan belajarnya, mereka juga kebanyakan pengguna sosial media seperti facebook dan twitter.
Idealnya orang tualah yang memperkenalkan internet kepada anak. Menerangkan sisi baik dan buruknya sesuai usia anak. Begitu pula dalam berinteraksi di dunia maya. Sopan santun dan etika di dunia nyata harus tetap diberlakukan dalam dunia maya. Jangan sampai terprovokasi untuk saling membulli dan menghindari menulis status atau komentar yang menyangkut sara atau bernada rasis.
Orang tua juga harus mengingatkan anak untuk tidak memberikan informasi atau data pribadi secara mendetail. Hindari mencantumkan nomor ponsel dan data pribadi orang tua. Ingatkan juga agar anak tidak sembarangan mengunggah foto atau video pribadi maupun orang lain yang melanggar etika atau norma kesusilaan.
Sebagai orang tua kita juga harus tanggap melihat perubahan prilaku anak dan remaja yang ditimbulkan akibat penyalah gunaan internet. Jangan sampai kita terlambat mengetahui bila misalnya mereka menjadi korban atau pelaku bulliying, kecanduan game on line atau menyimpan video yang tidak layak dikonsumsi oleh anak dan remaja.
Membatasi penggunaan internet di rumah dengan menyimpan pasword dan memblokir situs-situs dewasa bisa saja dilakukan. Tetapi yang lebih penting adalah membentengi anggota keluarga dengan nilai-nilai agama sebagai bekal atau tameng dalam menghadapi godaan atau kejahatan yang mengintai di dunia maya.
Beri pengertian pada anggota keluarga, bahwa teknologi dibuat untuk memudahkan hidup manusia. Tetapi ingatlah bahwa agama yang akan menyelamatkan hidup kita. Karena setiap aktivitas di dunia maya tidak akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat maya, melainkan tetap diakhirat yang sesungguhnya..
Dengan demikian, walaupun kita tidak bisa selalu mendampingi anak dalam berinternet, diharapkan mereka sudah memiliki rambu-rambu ketika berselancar di dunia maya. Sehingga dimanapun anak mengakses internet, mereka sudah memiliki pengetahuan bagaimana berinternet dengan sehat dan aman. Sehingga mereka tidak tergoda berkeliaran membuka situs-situs dewasa.
Namun, tidak semua orang tua melek teknologi dan informasi. Masih banyak diantara kita para orang tua yang gagap teknologi. Tetapi hal tersebut jangan sampai membuat kita tak acuh dan tidak perduli pada aktivitas berinternet anak.
Oleh karena itu diperlukan sosialisasi berinternet yang tidak saja sehat tetapi juga aman oleh pihak-pihak terkait. Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan anak dan remaja lebih berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya. Materi tentang berinternet yang sehat dan aman juga tentunya dibutuhkan oleh para guru dan kami orang tua.
Sedangkan bagi anak dan remaja diharapkan mereka yang umumnya berstatus siswa atau pelajar ini akan lebih optimal dalam memanfaatkan fungsi internet. Selain menambah pengetahuan dan wawasan mereka juga dapat menyalurkan hobby atau minatnya dalam hal tulis menulis. Mereka bisa belajar dan berlatih menulis pada blog pribadi atau memanfaatkan fasilitas “notes” pada facebook. Untuk anggota keluarga yang sudah berstatus mahasiswa bisa mengirim artikel ke situs berita on line, sosial blog, atau ke surat kabar. Untuk yang mempunyai bisnis juga bisa berjualan on line dan kegiatan lainnya yang bermanfaat dan mempunyai nilai tambah.
Pada dasarnya sebuah teknologi dibuat untuk memberi manfaat pada manusia. Namun jangan sampai kehadirannya justru menjauhkan hubungan antar sesama anggota keluarga, karena selalu fokus berinternet melaui gadget masing-masing. Belum lagi dampaknya bagi mata, bila terlalu lama berasyik ria dihadapan layar gadget. Terlebih bagi anak-anak. Tak heran bila hari ini banyak anak usia sekolah dasar yang sudah harus berkaca mata akibat terlalu lama beraktivitas di depan layar komputer, laptop atau handphone.
Oleh karena itu batasilah penggunaan internet atau aktivitas di depan komputer atau laptop dengan melakukan kegiatan outdoor. Misalnya bermain bola, bersepeda, membaca, melukis dan sebagainya. Sesekali luangkan waktu tanpa berinternet agar dapat bercengkrama antar anggota keluarga. Jika tidak bisa, boleh-boleh saja berinteraksi secara intens di dunia maya melalui media internet. Tetapi tetap jangan lupakan kehidupan nyata dan orang-orang dekat disekeliling kita.
Demikianlah semoga menjadi kepedulian kita semua dan selamat berinternet sehat dan aman.
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/06/29/35959/internet-sehat-dan-aman-untuk-keluarga/#ixzz2kcwunnC3
SMASA TERCINTAAAAHHH :*
Pertama kali menginjakan kaki di SMASa, kakiku gemetar, jantungku berdebar kencang. Dalam anganku aku menghayal bahwa suatu hari nanti aku akan bersekolah di tempat ini. Aku akan belajar dan punya banyak teman disana. Tapi aku masih harus berjuang. Bersaing dengan 400 lebih calon siswa baru SMA Negeri 1 Jember. Impianku benar-benar dipertaruhkan dalam 2 hari. Aku harus serius belajar dan gak boleh lengah sedikit pun.
Namun kini, rasa takut dan gelisah itu pudar. Kini impianku terwujud. Bukan hanya di mimpi, tapi sekarang aku benar-benar di SMASa dan benar-benar bersekolah disana. Ternyata teman-temannya pun sebagian besar berasal dari SMP ku sendiri. Aku jadi lebih mudah beradaptasi. Kegembiraan tak henti-hentinya kutulis dalam lembaran cerita kisah remajaku.
Saat kelas X, aku masuk kelas X-1. Namanya SOL SEPATU. Penghuninya keren-keren dan asyiiikkkk bangeeetttt. Aku betah pokoknya. Tapi kelas harus berganti. Di kelas XI aku masuk XI IPA 5. Namanya COLOSSAL. Awalnya, aku gak betah banget. Pingin pindah kelas rasanya. Tapi setalah hampir satu semester aku udah enjoy banget. Gak mau pisah malah. Mereka seru abis. Meskipun cowoknya sedikit menyebalkan. Tapi ini benar-benar kelas yang UNIK.
Di SMASa aku join PMR. PMR itu ekskul yang seru. Aku gak pernah nyesel pokoknya. Aku juga sudah memenangkan berbagai lomba. Alhamdulillah deh, nambah-nambah pangalaman.
Perkebunan Kali Jompo
Perkebunan Kali Jompo terletak di sebelah barat laut kota Jember sekitar 45 menit jika naik sepeda motor.. Disina kita bisa belajar sekaligus rekreasi. Ada pabrik pengolahan karet dan kopi. Kita bisa melihat cara pembuatan dan pengolahannya dan bisa menanyakannya langsung kepada petugas disana. Selain itu kita juga bisa melihat langsung kebun karet dan kopi yang luas dan indah. Kita juga bisa melihat proses pemetikan kopi dari pohonnya serta pengambilan getah karet langsung dari pohonnya.
Pemandangan yang disuguhkan benar-benar tidak akan membuat kecewa. Bukit-bukit yang menjulang, sawah yang hijau, serta sungai yang mengalir deras membuat setiap orang yang berkunjung tak ingin pulang. Udara yang sejuk membuat rasa tentram dan tenang memenuhi tubuh kita. Jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk suasana kota.
Penduduk disana berbahasa Madura. Tetapi juga bisa berbicara bahasa Indonesia. Tak akan kita temukan orang berbicara bahasa Jawa. Jadi, lebih enaknya kalau kita bisa berbicara Madura. Bisa lebih nyambung kalau tanya-tanya tentang lingkungan dan adat istiadat masyarakatnya. Disana hanya ada satu sekolah dasar. jadi kalu mau melanjutkan sekolah ke tingkat SMP dan SMA harus pergi ke kota.
Lahan yang bagus dan suasana yang indah membuat tempat ini menjadi cocok untuk tempat perkemahan dan diklat bagi beberapa ekskul. Ada pula yang memilih lokasi ini untuk pembuatan film seperti Film Gebrakan 7 Garuda oleh siswa-siswi kelas X-1 SMAN 1 Jember.
Biar gak penasaran, langsung aja pergi ke Perkebunan ini. Dijamin gak bakalan nyesel. Ciyuuusss deh. :P
Label:
Jember,
Kali Jompo,
karet,
ketenangan,
kopi,
liburan,
pabrik,
perkebunan,
rekreasi,
SMA,
tentram
Langganan:
Postingan (Atom)



















